Sertifikasi bukan hanya soal legalitas, tetapi fondasi kepercayaan konsumen. Pahami aturan BPOM, halal, dan standar internasional sebelum meluncurkan produk skincare Anda.
Membuat produk skincare atau bodycare bukan sekadar menciptakan formula yang menarik. Salah satu tantangan terbesar yang sering diabaikan brand baru adalah memahami regulasi dan sertifikasi yang berlaku.
Menurut laporan Euromonitor, lebih dari 61% produk kosmetik gagal dipasarkan tepat waktu karena terkendala proses legalitas. Padahal, regulasi adalah fondasi kepercayaan konsumen sekaligus syarat mutlak untuk distribusi, baik di pasar lokal maupun global.
Itulah sebabnya, sebelum berbicara tentang kemasan dan pemasaran, langkah pertama yang wajib dilakukan setiap brand adalah memastikan produknya memenuhi semua persyaratan hukum mulai dari BPOM, sertifikasi halal, hingga standar internasional seperti GMP dan ISO 22716.
Baca juga: Promo Maklon Herbal Kapsul Minyak Murah dan Aman Jasa Maklon Kapsul Minyak Herbal Terkemuka dan Efisien: Pilihan Produksi Herbal Terpercaya Menyediakan Produk Herbal Kapsul Minyak dengan Kualitas Unggul melalui Jasa Maklon yang Terpercaya dan Ahli. Dalam sektor kesehatan dan kecantikan, produk herbal kapsul minyak semakin diminati karena berbagai manfaatnya dan penggunaannya |
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) adalah lembaga pemerintah Indonesia yang bertanggung jawab memastikan semua produk kosmetik yang beredar aman, bermutu, dan bermanfaat.
Setiap produk kosmetik yang akan dipasarkan wajib didaftarkan ke BPOM untuk melalui proses evaluasi meliputi:
Pemeriksaan formula dan bahan baku
Penilaian keamanan dan stabilitas produk
Pemeriksaan label dan klaim produk
Audit fasilitas produksi jika diperlukan
Berdasarkan data BPOM (2024), produk yang tidak terdaftar memiliki risiko dikenakan sanksi administratif hingga penarikan dari pasar. Lebih dari 1.200 produk kosmetik ilegal ditarik setiap tahunnya karena tidak melalui proses registrasi resmi.
Bagi brand baru, bekerja sama dengan pabrik maklon kosmetik bersertifikat GMP akan sangat membantu karena mereka biasanya memiliki tim khusus yang menangani proses pendaftaran BPOM dari awal hingga izin edar keluar.
Di Indonesia dan banyak negara muslim lainnya, sertifikasi halal kini bukan lagi nilai plus, melainkan syarat mutlak.
Menurut laporan Kemenperin RI (2024), lebih dari 85% konsumen Indonesia secara aktif mencari label halal pada produk kosmetik sebelum membeli. Hal ini tidak hanya terkait dengan keyakinan, tetapi juga persepsi bahwa produk halal lebih aman dan higienis.
Proses sertifikasi halal untuk kosmetik melibatkan:
Pemeriksaan bahan baku untuk memastikan bebas dari turunan hewani non-halal
Audit fasilitas produksi agar tidak terkontaminasi bahan non-halal
Pelabelan dan dokumentasi sesuai ketentuan MUI dan BPJPH
Sertifikasi halal juga sangat penting untuk ekspor ke negara mayoritas muslim seperti Malaysia, Brunei, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi. Menurut Halal Focus Report (2025), pasar kosmetik halal global diproyeksikan mencapai US$92 miliar pada tahun 2028.
Jika Anda berencana membawa brand kosmetik ke level internasional, memahami dan memenuhi standar global menjadi langkah wajib. Dua sertifikasi yang paling penting adalah:
Standar internasional yang mengatur proses produksi agar konsisten, higienis, dan terdokumentasi dengan baik. Sertifikasi ini memastikan bahwa setiap batch produk memiliki mutu yang sama dan aman.
Pedoman produksi kosmetik yang mencakup seluruh proses: dari bahan baku, penyimpanan, produksi, pengemasan, hingga distribusi.
Selain itu, negara tujuan ekspor seperti Uni Eropa, Jepang, dan Korea Selatan memiliki peraturan tambahan seperti EU Cosmetic Regulation (EC) No. 1223/2009 dan K-Beauty Safety Standards, yang wajib dipenuhi sebelum produk dapat beredar di pasar mereka.
Mengabaikan regulasi bisa berdampak serius:
Produk dapat ditolak masuk pasar atau ditarik dari peredaran
Denda dan sanksi hukum dari pemerintah
Reputasi brand rusak dan sulit pulih di mata konsumen
Kasus nyata terjadi pada 2023, ketika beberapa brand lokal ditarik dari pasar Malaysia karena tidak memenuhi label halal dan dokumentasi bahan baku. Hal seperti ini bisa dihindari jika sejak awal bekerja sama dengan pabrik maklon yang berpengalaman menangani sertifikasi ekspor.
Memahami regulasi memang rumit, tetapi Anda tidak perlu melakukannya sendiri. PT ARBAIN JAYA INVESTAMA, sebagai perusahaan maklon kosmetik berpengalaman, siap mendampingi Anda dari tahap awal hingga produk siap edar.
Layanan kami mencakup:
Registrasi BPOM dari formulasi hingga izin edar
Sertifikasi halal dan audit fasilitas produksi
Produksi di pabrik bersertifikat
Pendampingan sertifikasi ekspor ke pasar global
Dengan dukungan legalitas lengkap dan standar internasional, brand Anda akan lebih mudah masuk ke pasar domestik maupun internasional tanpa hambatan hukum.
Tag :
Regulasi Bpom Halal Dan Standar Global Hal Yang Wajib Dipahami Sebelum Memulai Brand Kosmetik